Kulit kering dapat mengakibatkan make up mudah luntur dan tidak menyatu. Memilih produk bagi kulit memang membutuhkan perhatian khusus, termasuk saat Anda harus memilih pelembab wajah untuk kulit kusam dan kering. Bila salah memilih pelembab atau moisturizer, kulit dapat menjadi iritasi, bersisik, gatal, pecah-pecah, sampai berdarah. Kulit kering sendiri sebenarnya bukan masalah medis, namun dalam beberapa kasus dapat membuat kulit meradang dan infeksi.

Tetapi kulit kering bisa membuat wajah Anda terasa kebal dan nyeri saat disentuh. Salah satu penyebab kulit wajah Anda kering, yakni disebabkan terlalu lama terkena sinar matahari atau AC. Pelembab wajah yang baik sanggup mengatasi masalah-masalah kulit seperti yang telah disebutkan. Masalahnya, sekarang ini beredar banyak produk pelembab bagi kulit kusam dan kering. Tetapi, bagaimana cara-cara yang dapat mengatasi masalah untuk kulit Anda? Langkah pertama yang wajib Anda lakukan dalam memilih pelembab bagi kulit kering adalah dengan mengetahui komposisinya.

Pilihan pelembab untuk kulit kering

pelembab yang cocok untuk kulit kering

Bila Anda mempunyai jenis kulit kering, pastikan Anda memakai produk pelembab dengan bentuk krim yang lebih banyak memiliki kandungan minyak. Krim sanggup melembabkan kulit lebih baik didaripada lotion dan juga baik saat digunakan pada kulit normal bahkan bisa juga menenangkan kulit. Lebih baik bila Anda mempunyai kulit berminyak, pilih pelembab dengan bentuk lotion yang memiliki kandungan lebih banyak air dengan bentuk gel. Di bawah ini ada tips memilih pelembab wajah untuk kulit kusam dan kering seperti disarankan oleh beberapa dokter kulit.

– Memiliki Kandungan Antioksidan

Pelembab bagi kulit kering yang memiliki kandungan antioksidan, misalnya teh hijau, chamomile, akar licorice atau buah delima bisa membuat wajah Anda tampak sehat dan segar. Antioksidan juga sanggup mencegah paparan radikal bebas yang berakibat menumpuknya sel kulit mati bahkan dapat memberi efek anti penuaan dini.

– Pelembab Tidak Menyumbat Pori-Pori

Anda tentu tidak ingin mempunyai kulit wajah kering, kusam, sekaligus berjerawat kan? Oleh karena itu, pastikan pelembab Anda tidak mengakibatkan pori-pori tersumbat dan mengakibatkan timbulnya komedo.

– Pelembab yang Kaya Minyak

Khusus untuk kulit kering, pastikan pelembab pilihan Anda lebih banyak memiliki kandungan minyak dibanding air. Cermati juga komposisinya dan cari pelembab yang memiliki kandungan hyaluronic acid dan dimethicone yang berfungsi melembabkan kulit, gliserin, propylene glycol, protein, dan urea untuk membantu kulit lebih banyak menyerap air, mineral oil, lanolin dan petrolatum untuk mengunci kelembaban pada kulit.

– Memiliki Kandungan Tabir Surya

Apapun tipe kulit Anda (berminyak, kering atau normal), pastikan pelembab Anda memiliki kandungan tabir surya (sunblock atau sunscreen) dengan kadar SPF setidaknya 30 untuk proteksi kulit wajah dari sinar UV. Jika Anda mempunyai kulit wajah berjerawat pastikan pelembab itu bebas minyak dan tidak mempunyai kandungan pewangi.

– Pelembab Hypoallergenic untuk Kulit Sensitif

Untuk kulit sensitif dan kering, rekomendasi pelembab yang sesuai bagi Anda yang berlabel hypoallergenic alias lebih tidak rentan mengakibatkan alergi. Pastikan juga pelembab tersebut tidak memiliki kandungan pewangi.

– Teliti Bahan Tambahan untuk Kondisi Khusus

Terkadang, kulit kering juga mengakibatkan rasa gatal dan menimbulkan eksim bila digaruk terus-menerus. Agar mengatasi gatal, Anda bisa memilih pelembab wajah yang memiliki kandungan hidrokortison 1%, tetapi jangan pakai pelembab untuk kulit kering lebih dari 1 minggu berturut-turut. Sedangkan agar mengatasi eksim, Anda bisa memilih produk pelembab yang memiliki kandungan petrolatum.

Untuk memaksimalkan kegunaan pelembab wajah bagi kulit kering, pastikan Anda oleskan krim sesaat sesudah mencuci muka. Hal ini berkaitan dengan cara kerja pelembab itu sendiri yang sebenarnya lebih banyak menyimpan kelembaban kulit sesudah Anda mandi atau mencuci muka menggunakan air. Semakin sedikit bahan yang dipakai pada pelembab, maka umumnya semakin baik kualitas pelembab tersebut.

Dokter merekomendasikan Anda mencari pelembab bagi kulit kering yang hanya memiliki kandungan kurang dari 10 bahan di dalam komposisinya.
Bukan hanya itu, Anda juga lebih baik menghindari pelembab yang memiliki kandungan bahan-bahan berikut, contohnya zat pewangi dan pewarna, sebab dapat mengakibatkan kulit iritasi.

Teliti Bahan Tambahan untuk Kondisi Khusus

Kandungan yang digunakan dalam pelembab untuk tubuh, contohnya lanolin, lilin, atau shea butter sebab dapat menyumbat pori-pori. Memiliki kandungan alkohol, sebab bisa membuat kulit tambah kering dan iritasi.

Memiliki kandungan urea atau lactic acid (bagi kulit yang pecah-pecah atau terkena eksim), sebab dapat membuat kulit tambah kering sampai membuat kulit wajah Anda makin parah.

Anda bebas menentukan pilihan produk pelembab bagi kulit kering sesuai keperluan dan kondisi kulit Anda sendiri. Tidak jarang, harus beberapa kali ganti produk pelembab sampai menemukan produk yang benar-benar cocok. Mencoba berbagai brand hingga menemukan satu yang sesuai bisa menjadi cara yang baik. Namun Anda tetap harus memahami jenis kulit Anda dan mengetahui kandungan dalam pelembab tersebut. Manfaat pelembab yang baik bisa Anda dapatkan dengan cara-cara memilih yang tepat.