Berdasarkan surat kabar online yang kami kutip dari sumber inilah.com, bahwa Wakil Presiden Inter Milan yang saat ini dipegang oleh Javier Zanetti dengan hal tersebut menyambut baik dari keputusan oleh UEFA dengan adanya peraturan baru dalam format liga champions di fase grup. UEFA membuat peraturan baru yang diberlakukan pada pertandingan liga champions dimusim 2018 sampai 2021.

Artikel berkaitan sebelumnya, rekomendasi: Peserta Liga Champions 2016-2017

Oleh adanya aturan terbaru dari UEFA ini, maka aturan akan berlakunya dimusim tersebut.

Ya seperti banyak diberitakan bahwa dimusim 2018, laga/ pertandingan sepak bola yang gemari, liga champions berlangsung dengan aturan baru yang dapat kita saksikan bersama. Sebelumnya, berita-berita yang merasa masih kurang tepat bahwa untuk masuk ke babak fase grup liga champions empat tim/ klub yang berada diatas, itu dinyatakan telah sah dan wajib lolos tanpa harus ada pertandingan lain lagi, seperti mengikuti kualifikasi liga champions. Dengan simpang siur informasi tersebut, UEFA langsung memberikan format barunya. Bahwa, hanya klub-klub tertentu saja yang bisa masuk otomatis ke babak grup liga champions. Sedangkan, klub yang tidak disebutkan masih tetap dilakukan pertandingan penentu. Kualifikasi liga champions namanya.

Salah klub yang telah disebutkan adalah klub serie A. klasemen terakhir yang telah berada sampai diurutan keempat langsung masuk ke babak selanjutnya. Dengan adanya hal ini, maka Serie A liga italia hanya memiliki empat jatah saja yang berada urutan teratas kompetisi klub. Hal ini pula kouta masuk ke babak fase grup bertambah.

Nah, dengan adanya aturan baru ini Wakil Presiden Inter Milan: Zanetti memberitahu bahwa. Hal ini menjadi pertandingan yang sengit untuk memperebutkan kursi liga champions. Dikutip berbagai sumber majalah online.

Jika pecinta Serie A Italia, tentu menarik sekali untuk kita lihat dan nantikan siapa saja yang masuk ke babak liga champions.

Kurang lebih percakapannya: “Aku pikir ini menjadi sebuah keuntungan untuk siapa saja. Kita liha saja nantinya, apa yang akan terjadi setelah dari sini. Tetapi, aku berpikir ini merupakan suatu hal yang positif untuk klub-klub di Serie A Italia”. Ujar Javier Zanetti. Yang kami kutip dari Inilah.com.

Bila dilihat dari sepuluh tahun terakhir, dalam akbar liga champions ini hanya yang mendominasi pertandingan ini jatuh kepada klub Spanyol dan Inggris. Klub-klub dari Serie A Italian hanya bisa mencicipi dua kali Champion/juara. Klub AC Milan lah yang menjadi juara ditahun 2017 setelah mempermalukan Liverpool. Terakhir, Inter Milan yang berhasil menumbangkan Bayern Munchen wakil klub Bundesliga Jerman di Tahun 2010 dengan gelar ketiganya.

Iklan