Mudik adalah kebiasaan umat Islam di Indonesia waktu merayakan Hari Raya Idul Fitri. Semua bermuara pada satu kemauan, yakni untuk bersilaturahmi berbarengan keluarga serta beberapa kerabat. [Baca disini: cara bersilaturahmi terhadap keluarga di momen idul fitri].

Islam begitu mengutamakan mengenai utamanya bersilahturahmi. Tidak cuma ketika Lebaran, namun juga di hari-hari umum. Bersilahturahmi datang dari kata Shilat yang bermakna menyambungkan serta Ar Rahim yang bermakna kasih sayang.

Jadi bersilahturahmi tidak sebatas bersalaman atau bertegur sapa, namun mempunyai arti yang lebih dalam, yakni merekatkan kasih sayang antarsesama.

Banyak faedah yang dapat dipetik dari bersilahturahmi. Terkecuali memperoleh pahala yang besar, bersilaturahmi dapat juga membukakan pintu rejeki serta usia yang panjang. Dalam satu hadis yang diriwayatkan Bukhari serta Muslim, Rasulullah bersabda :

” Siapa yang sukai dilapangkan rejekinya serta dipanjangkan umurnya, sebaiknya dia menyambung bersilahturahmi. ”

Rejeki yang lega serta umur yang panjang untuk mereka yang melindungi bersilahturahmi di dukung bukti ilmiah. Berdasar pada riset tim analisa Brigham Young University, Utah, Amerika Serikat, di pimpin ahli psikolog Hold Lunstad, bersilahturahmi atau jalinan sosial dapat perpanjang umur sampai 50 %.

Orang yang bersilaturahmi lebih dapat hadapi stres. Karenanya, merajut bersilahturahmi sama sebaiknya dengan melindungi kesehatan, seperti berhenti merokok atau olahraga. Sedang untuk orang yg tidak bersilaturahmi atau tutup diri, mempunyai angka kematian lebih tinggi 3 kali dari orang yang bersosialisasi.

Sudahkah Anda mulai perbanyak bersilahturahmi? Simak penjelasan lainnya faedah dari dibaliknya melakukan bersilaturahmi.

Iklan